Tinkerbell Glitter Public Health: KIE Media Promosi Kesehatan

Senin, 19 Januari 2015

KIE Media Promosi Kesehatan



Media Promosi Kesehatan

A.   Pengertian
Media atau alat peraga dalam promosi kesehatan dapat diartikan sebagai alat bantu untuk promosi kesehatan yang dapat dilihat, didengar, diraba, dirasa atau dicium, untuk memperlancar komunikasi dan penyebarluasan informasi (www.pamsimas.org, 2009). Media promosi kesehatan adalah semua sarana atau upaya untuk menampilkan pesan atau informasi yang ingin disampaikan oleh komunikator, baik itu melalui media cetak, elektronik (TV, radio, komputer, dll) dan media luar ruang, sehingga sasaran dapat meningkat pengetahuannya yang akhirnya diharapkan dapat berubah perilakunya kearah positif terhadap kesehatannya (DEPKES RI, 2006).

Tujuan dari media promosi kesehatan adalah :
1.      Media dapat mempermudah penyampaian informasi
2.      Media dapat menghindari kesalahan persepsi
3.      Dapat memperjelas informasi
4.      Media dapat mempermudah pengertian
5.      Mengurangi komunikasi yang verbalistik
6.      Dapat menampilkan obyek yang tidak bisa ditangkap dengan mata
7.      Memperlancar komunikasi
Jenis Media Promosi Kesehatan
1.      Berdasarkan bentuk umum penggunaan (Notoatmodjo, 2005)
a.       Bahan bacaan: Modul, buku rujukan/bacaan, folder, leaflet, majalah, buletin, dan sebagainya.
b.      Bahan peragaan: Poster tunggal, poster seri, plipchart, tranparan, slide, film, dan seterusnya.
2.      Berdasarkan fungsinya sebagai penyaluran pesan-pesan kesehatan ( media ), media ini dibagi menjadi 3, yaitu:
a.       Media Cetak
Yaitu suatu media statis dan mengutamakan pesan-pesan visual.Media cetak pada umumnya terdiri dari gambaran sejumlah kata, gambar atau foto dalam tata warna.Fungsi utama media cetak ini adalah memberi informasi dan menghibur.Kelebihan media cetak diantaranya tahan lama, mencakup banyak orang, biaya tidak tinggi, tidak perlu listrik, dapat dibawa ke mana-mana, dapat mengungkit rasa keindahan, meningkatkan gairah belajar.Kelemahan media cetak yaitu media ini tidak dapat menstimulir efek suara dan efek gerak dan mudah terlipat (Notoatmodjo, 2005).
 Macam atau jenis media cetak antara lain yaitu :
1.)    Booklet
Merupakan media termasuk dalam kategori media lini bawah (below the line media).Sesuai sifat yang melekat pada media lini bawah, pesan yang ditulis pada media tersebut berpedoman pada beberapa kriteria yaitu: menggunakan kalimat pendek, sederhana, singkat, ringkas, menggunakan huruf besar dan tebal. Selain itu penggunaan huruf tidak kurang dari 10 pt, dikemas menarik dan kata yang digunakan ekonomis (Suleman, 1998).Booklet adalah suatu media untuk menyampaikan pesan-pesan kesehatan dalam bentuk tulisan dan gambar.Booklet sebagai saluran, alat bantu, sarana dan sumber daya pendukungnya untuk menyampaikan pesan harus menyesuaikan dengan isi materi yang akan disampaikan.
Menurut Kemm dan Close (1995) booklet memiliki beberapa kelebihan yaitu:
a)        Dapat dipelajari setiap saat, karena disain berbentuk buku.
b)        Memuat informasi relatif lebih banyak dibandingkan dengan poster.
Menurut Ewles (1994) Media booklet memiliki keunggulan sebagai berikut :
a)        Klien dapat menyesuaikan dari belajar mandiri.
b)        Pengguna dapat melihat isinya pada saat santai.
c)        Informasi dapat dibagi dengan keluarga dan teman.
d)       Mudah dibuat, diperbanyak dan diperbaiki serta mudah disesuaikan.
e)        Mengurangi kebutuhan mencatat.
f)         Dapat dibuat secara sederhana dengan biaya relatif murah.
g)        Awet
h)        Daya tampung lebih luas.
i)          Dapat diarahkan pada segmen tertentu.
Manfaat booklet sebagai media komunikasi pendidikan kesehatan adalah :
a)        Menimbulkan minat sasaran pendidikan.
b)        Membantu di dalam mengatasi banyak hambatan.
c)        Membantu sasaran pendidikan untuk belajar lebih banyak dan cepat.
d)       Merangsang sasaran pendidikan untuk meneruskan pesan-pesan yang diterima kepada orang lain.
e)        Mempermudah penyampaian bahasa pendidikan.
f)          Mempermudah penemuan informasi oleh sasaran pendidikan.
g)        Mendorong keinginan orang untuk mengetahui lalu mendalami dan akhirnya mendapatkan pengertian yang lebih baik.
h)        Membantu menegakkan pengertian yang diperoleh.
2.)    Leflet ialah bentuk penyampaian informasi atau pesan-pesan kesehatan melalui lembaran yang dilipat. Isi informasi dapat dalam bentuk kalimat maupun gambar, atau kombinasi.
Kelebihan :
a)    Isinya dapat terperinci
b)   Dapat disimpan dan dibaca berulang-ulang
c)    Desain cetak dan ilustrasi dibuat menarik
d)   Sebagai referensi
e)    Jangkauan dapat jauh
Kekurangan :
a)      Tidak dapat menampilkan gerak
b)      Biaya percetakan mahal
c)      Tidak cocok untuk audiens/ klien yang memiliki tingkat pendidikan rendah
d)     Pesan yang disampaikan terbatas
3.)    Flyer ( Selebaran ) ialah seperti leaflet tetapi, tidak dalam bentuk lipatan
Kelebihan :
a)      Biaya relatif murah
b)      Mudah dibawa
c)      Dapat dibaca berulang-ulang

Kekurangan :
a)      Diperlukan kemampuan membaca dan perhatian untuk memahaminya
b)      Cenderung diabaikan apabila desain kurang menarik
c)      Diperlukan imajinasi untuk menikmati dan memahaminya

4.)    Poster ialah bentuk media cetak berisi pesan-pesan atau informasi kesehatan, yang biasanya ditempel ditembok-tembok, di tempat-tempat umum, atau di kendaraan umum.
Kelebihan Poster
a.)     Poster dapat dibuat di kertas, kain, kayu, seng dan semacamnya
b.)     Pemasangannya bias di kelas, di luar kelas, di pohon, di tepi jalan dan di majalah
c.)      Ukurannya terserah tergantung kenutuhan
Kekurangan Poster
a.)    Media ini tetap
b.)    Sulit untuk dipindahkan
b.      Media elektronik
yaitu suatu media bergerak dan dinamis, dapat dilihat dan didengar dalam menyampaikan pesannya melalui alat bantu elektronika.
Adapun macam-macam media tersebut adalah TV, radio, film, video film, cassete, CD, VCD.
·         Kelebihan media elektronika diantaranya:
1. Sudah dikenal masyarakat.
2. Mengikutsertakan semua panca indra.
3. Lebih mudah dipahami.
4. Lebih menarik karena ada suara dan gambar bergerak
5. Bertatap muka.
6. Penyajian dapat dikendalikan.
7. Jangkauan relatif lebih besar.
8. Sebagai alat diskusi dan dapat diulang-ulang
·         Kelemahan media elektronika diantaranya:
1. Biaya lebih tinggi.
2. Sedikit rumit.
3. Perlu listrik.
4. Perlu alat canggih untuk produksinya. Perlu persiapan matang.
5. Peralatan selalu berkembang dan berubah. Perlu keterampilan penyimpanan.
6. Perlu terampil dalam pengoperasian (Notoatmodjo, 2005)..

            1.) Televisi
Televisi merupakan salah satu media massa elektronik yang dapat menyiarkan siarannya dalam bentuk gambar atau video serta suara yang berfungsi memberikan informasi dan hiburan kepada khalayak luas.
·         Ada 4 keunggulan televisi, yaitu: (Syahputra, 2006:70)
a. Menguasai jarak dan waktu, karena teknologi televisi menggunakan elektromagnetik,kabel-kabel dan fiber yang dipancarkan transmisi melalui satelit.
b. Sasaran yang dicapai untuk menjangkau massa cukup besar, nilai aktualitas terhadap suatu liputan atau pemberitaan cukup cepat.
c. Daya rangsang terhadap media televisi cukup tinggi. Hal ini disebabkan oleh kekuatan suara dan gambarnya yang bergerak (ekspresif).
d. Informasi atau berita-berita yang disampaikan lebih singkat, jelas dansistematis.
·         Sedangkan kelemahan televisi, yaitu: (Syahputra, 2006:70)
a. media televisi terikat waktu tontonan.
b. Televisi tidak bisa melakukan kritik sosial dan pengawasan sosial secara langsung dan vulgar.
c. Pengaruh televisi lebih cenderung menyentuh aspek psikologis massa. Bersifat “transitory”, karena sifat ini membuat isi pesannya tidak dapat dimemori oleh pemirsanya. Lain halnya dengan media cetak, informasi dapat disimpan dalam bentuk kliping.

            2.) Radio
Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara).Menurut Peraturan Pemerintah No : 55 tahun 1977, Radio Siaran adalah pemancar radio yang langsung ditujukan kepada umum dalam bentuk suara dan mempergunakan gelombang radio sebagai media.
·         Kelebihan Media Radio :
a. Jangkauan fleksibel
b. Cukup serentak
c. Penetrasi kedaerah rural baik
d. Penetrasi kalangan bawah/ buta huruf baik
e. Realtif sangat murah
f. Produksi materi relatif mudah
·         Kekurangan Media Radio :
a. Sulit dikontrol
b. Frekuensi harus tinggi
c. Untuk daerah luas perlu banyak stasiun
d. Segmentasi pendengar sulit
e. Tak ada gambar
3.) Cassette Tape Recorder
Perekam kaset audio ini adalah yang paling popular dalam masyarakat.Untuk berbagai keperluan maka dibuat pita kaset dalam beberapa kualitas, yaitu dari yang paling rendah, normal dan metal.Namun umumnya program audio (untuk pendidikan), dibuat di atas pita kaset normal.
·         Kelebihan dari cassette tape recorder yakni:
1) memiliki fungsi ganda yang efektif
2) cepat dan praktis
3) dapat diputar berulang tanpa mempengaruhi suara
4) digunakan sewaktu-waktu
5)mudah diperbanyak/direproduksi
6) mudah menggunakan.
·         Sedangkan keterbatasannya sebagai berikut:
1) rekaman hanya memberikan konsumsi suara saja
2) komunikasi hanya satu arah saja
3) pita kaset suara memiliki kekuatan terbatas
4) tidak memiliki jangkauan yang luas

4.)    Film
·         Kelebihan Media Film :
a.    Film dapat menampilkan kembali masa lalu dan menyajikan kembali kejadian-kejadian sejarah yang lamp
b.    Film dapat menyajikan baik teori maupun praktek dari yang bersifat umum ke khusus atau sebaliknya
c.     Film dapat mendatangkan seorang ahli dan memperdengarkan suaranya di kelas
d.    Film memikat perhatian anak
·         Kekurangan film:
a.    Harga atau biaya produksi relatif mahal
b.    Film tidak dapat mencapai semua tujuan pembelajaran
c.     Penggunaannya perlu ruangan gelap

5.)    Video
·         Kelebihan
1.   Dapat menarik perhatian untuk priode yang singkat dan rangsangan luar lainnya.
2.   Dengan alat perekam pita video sejumlah besar penonton memperoleh informasi dari ahli-ahli spesialis
3.   Menghemat waktu dan rekaman dapat di putar berulang-ulang
4.   Ruangan tak perlu di gelapkan waktu penyajiannya
·         Kekurangan
a.    Perhatian penonton sulit di kuasai, partisipasi mereka jarang di praktikkan
b.    Sifat komunikasinya bersifat satu arah dan harus diimbangi dengan pencarian bentuk umpan balik yang lain
c.     Kurang mampu menampilkan detail dari objek yang di sajikan secara sempurna
d.    Memerlukan peralatan yang mahal dan kompleks

c.       Media Papan
1.) Bulletin Board
Papan buletin adalah papan yang khusus digunakan untuk mempertunjukkan contoh-contoh pekerjaan siswa, gambar,bagan,poster dan objek dalam bentuk tiga dimensi. Biasanya berukuran 160 x 80 cm. Papan bulletin seringkali ditempatkan di aula, cafetaria, dan kantor, tapi tempat utamanya adalah di dalam kelas. Umumnya kegiatan perancangan, tata letak, dan pemasangan isi pesan dalam papan bulletin itu menjadi tanggung jawab guru dan siswa.
Papan bulletin digunakan untuk menggambarkan penampilan umum dari suatu kelas.Karena itu harus menarik, rapi, up to date, dan dinamik.Papan bulletin menampilkan suatu aktivitas belajar yang sedang berlaku di ruangan itu.Oleh karenanya harus mempunyai fungsi pendidikan.Papan bulletin banyak dibuat dari bahan gabus linoluim, kain guni (burlap) atau bahan-bahan sejenis.
·         Manfaat Penulisan Bulletin Board
a.       Memberi rangsangan pada kondisi kelas hingga menjadi menarik.
b.      Menciptakan kesiapan terutama untuk unit kerja yang baru.
c.       Memberi jalan keluar bagi siswa berbakat.
d.      Membangkitkan semangat dan moral kelas.
e.       Mengembangkan rasa memiliki dan tanggung jawab di antara sesama siswa.
·         Kelebihan Bulletin Board
a.       Meningkatkan minat belajar dan berkarya pada diri siswa.
b.      Menyatukan semangat kelas.
c.       Mendorong siswa untuk berkarya dan menciptakan produk, berinisiatif memecahkan masalah.
d.      Sarana berkompetensi
·         Kekurangan Bulletin Board
a.       Memerlukan waktu yang lama untuk mempersiapkan materi.
b.      Memerlukan biaya yang mahal untuk mempersiapkannya.
c.       Sukar menampilkan pada jarak yang jauh.
               2.) Flanel Graph
          Papan flannel adalah papan yang berlapis kain flannel, sehingga gambar yang akan disajikan dapat dipasang dan dilepas dengan mudah dan dapat dipakai berkali-kali. Papan flannel termasuk salah satu media pembelajaran dua dimensi, yang dibuat dari kain flannel yang ditempelkan pada sebuah triplek atau papan. Kemudian membuat guntingan-guntingan flannel atau kertas rempelas yang di letakkan di bagian belakang gambar.
Flannel tersedia dalam berbagai variasi warna, murah, dan mudah didapat. Bahan laken (flet) dengan bulu-bulu halus juga dapat dimanfaatkan sebagai pengganti flannel walaupun biasanya harganya lebih mahal dibandingkan dengan flannel. Media ini dapat digunakan untuk mengajarkan membedakan warna, pengembangan perbendaharaan kata-kata, dramatisasi, mengembangkan konsep memberi pesan tentang pokok-pokok cerita, membuat diagram, grafik dan sejenisnya.
·         Manfaat pembuatan papan flannel
a.       Media ini dapat digunakan untuk mengajarkan membedakan warna, pengembangan perbendaharaan kata-kata, dramatisasi, mengembangkan konsep memberi pesan tentang pokok-pokok cerita, membuat diagram, grafik dan sejenisnya.
b.      Membantu pengajar untuk menerangkan bahan pelajaran.
c.       Mempermudah pemahaman pembelajar tentang bahan pelajaran.
d.      Agar bahan pelajaran lebih menarik.
·         Kelebihan menggunakan papan flannel
a.       Gambar-gambar dengan mudah ditempelkan.
b.      Efisiensi waktu dan tenaga.
c.       Menarik perhatian pembelajar.
d.      Memudahkan pengajar menjelaskan materi pelajaran.
·         Kelemahan menggunakan papan flannel
a.       Memerlukan waktu lama untuk mempersiapkan materi.
b.      Memerlukan biaya yang mahal untuk mempersiapkannya.
c.       Sukar menampilkan pada jarak yang jauh.
d.      Flannel/laken mempunyai daya rekat yang kurang kuat.
              3.) Billboard
          Berasal dari kata bill yang artinya poster, karena poster-poster iklan  tersebut kemudian ditempel di papan agar lebih eye cathing maka kemudian  dinamakan billboard. Ada tiga format billboard: poster panel, painted bulletins, dan spectaculars (Sigit, 2002, p.16). Billboard harus diletakkan di mana banyak dilihat oleh konsumen, biasanya ada di jalan besar  atau jalan raya.
          Billboard adalah bentuk promosi iklan luar ruang dengan ukuran besar. Bisa disebut juga billboard adalah bentuk poster dengan ukuran yang lebih besar yang diletakkan tinggi di tempat tertentu yang ramai dilalui orang. Billboard termasuk model iklan luar ruang yang paling banyak digunakan.Perkembangannya pun cukup pesat.Sekarang di jaman digital, billboard pun menggunakan teknologi baru sehingga muncullah digital billboard. Ada juga mobile billboard yaitu billboard yang berjalan ke sana ke mari karena di-pasang di mobil (iklan berjalan). Mobile billboard sendiri sekarang sudah ada yang digital mobile billboard.
          Di Indonesia, billboard punya definisi sendiri. Yaitu reklame yang berbentuk bidang dengan bahan terbuat dari kayu, logam, fiberglas, kain, kaca, plastik, dan sebagainya yang pemasangannya berdiri sendiri, menempel bangunan dengan konstruksi tetap, dan reklame tersebut bersifat permanen. Jadi papan iklan di atas toko pun masuk kategori billboard.
·         Keuntungan menggunakan billboard
a.       Gambar besar dan menyolok
b.      Pembatasan geografis mudah
c.       Impresif
d.      Data membatasi jangkauan
e.       Frekuensi sangat tinggi
f.       Pembuatan materi mudah
g.      Kontrol mudah
·         Kerugian menggunakan billboard
a.       Tak bisa serentak
b.      Pengurusan izin lama
c.       Biaya relatif mahal
d.      Harus sering control
e.       Pirsawan yang sama
f.       Bisa membosankan
g.      Lokasi dikota besar sulit
h.      Tidak ada segmentasi
i.        Tidak ada standardisasi ukuran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar